Gawat Darurat: (0752) 624 317


Rabu, 26 September 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed dan dr. Ruhaya Fitrina, SpS
Gambaran Profil Lipid Pasien Stroke Di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Rabu, 12 September 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
LOW BACK PAIN (LBP)
Jumat, 07 September 2018 | Khairil Armal , S.Si, Apt, Sp.FRS - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Pemberian Obat Melalui Slang Enteral (ENTERAL TUBE)
Jumat, 24 Agustus 2018 | Ruhaya Fitrina RS Stroke Nasional Bukittinggi
EPILEPSI
Minggu, 13 Mei 2018 | Tim Neurologist RS Stroke Bukittinggi
UNIT STROKE
Kamis, 20 September 2018 | erna/Humas RSSN Bukittinggi
Dialog Interaktif Ahli Gizi RS. Stroke nasional Bukittinggi di RRI Programa 1 Bukittinggi Tentang Kasiat Bumbu Minang Terhadap Pengobatan dan Pencegahan Kolesterol

Bukittinggi - Kamis, 20 September,Selama ini orang beranggapan bahwa masakan minang cenderung mengandung lemak dan kolesterol, karena setiap masakannya selalu menggunakan santan. Namun ternyata hal tersebut tidak selalu benar, begitu yang disampaikan oleh salah seorang ahli gizi di RS yaitu ibu Sari Rezeki, S.ST, M.Biomed pada acara “Ngopi alias Ngobrol Pagi” di Pro 1 RRI Bukittinggi.  Hal ini disebabkan karena masakan minang itu diolah dengan menggunakan bumbu yang banyak yang terdiri dari rempah-rempah yang menjadi ciri khas masakan minang, yang justru memberikan dampak yang baik bagi kesehatan asalkan diolah secara benar, begitu penjelasan selanjutnya dari ibu sari panggilan sehari-harinya.

Menurut penjelasan beliau pada dasarnya bumbu – bumbu pada masakan minang merupakan sumber antioxidant yang mampu melawan kholesterol jahat. Sebut saja bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, lengkuas juga tak lupa cabe. Selanjutnya ada beberapa kiat untuk meminimalisir bertambahnya kholesterol saat menyantap masakan minang, salah satunya yang dipercaya oleh orang minang adalah jus timun atau menyantap potongan timun. Bahkan ada minuman lainnya yang dapat meminimalisir kholesterol dan lemak seperti teh tawar panas, teh hitam kayu aro yang kaya akan antioxidant, serta minuman hangat.

Dalam dialog yang hanya berdurasi 1 jam dan dipandu oleh bung bung ikhsan dan mbak Vio ini cukup banyak memancing pertanyaan dari pendengar pro 1 RRI Bukittinggi. Apalagi mengingat masakan minang yang terkenal dengan nikmatnya dan budaya orang minang yang suka dengan makan enak.

Dan diakhir dialog ibu sari menjelaskan bahwa pentingnya kita sebagai masyarakat untuk memahami makanan yang akan kita konsumsi baik itu dari sisi usia untuk menetapkan kebutuhannya, variasi menu yang dipilih, bahan makanan, pengolahan makanan itu sendiri dan tips-tips penting dari makanan itu sendiri. Semoga kita tidak lagi memiliki kekhawatiran terhadap makanan minang yang penting tetap bijak dan tepat dalam pengolahan dan konsumsinya.