Senin, 16 Maret 2020 | Retno S Wardani, Natasha Supartono - Departemen Ilmu Penyakit THT-KLRSCM M- FKUI
PERTAHANAN EPITEL HIDUNG SERTA HIGIENE TANGAN, HIDUNG DAN TIDUR DALAM MENGHADAPI INFEKSI VIRUS SARCS-CORONA 2

Infeksi virus saluran napas atas sering terjadi dengan derajat yang bervariasi di seluruh dunia. Beberapa virus yang sering menyerang saluran napas antara lain influenza, parainfluenza, adenovirus, human coronavirus, dan enterovirus. Virus corona sudah ada sejak zaman dahulu. Selama puluhan tahun ini tidak ada seorang ilmuwan yang berusaha membuat vaksin atau pencegahan terhadap virus tersebut karena pada prinsipnya semua infeksi virus dapat sembuh dengan sendirinya (self-limiting disease), termasuk infeksi virus SARS-corona 2.

Virus SARS-corona 2 yang mengakibatkan COVID-19 (corona virus disease 2019) adalah virus yang menginfeksi saluran napas atas dan bawah; serta dapat mengakibatkan gagal napas berat yang terjadi dengan cepat, diikuti gagal banyak organ tubuh dan berakibat kematian. Penyakit virus corona-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019.

Infeksi virus ini dapat menunjukkan gejala seperti selesma yang ringan, seperti demam, batuk, nyeri tenggorok, dan pilek. Gejala berbahaya yang harus diwaspadai adalah sesak napas akibat pneumonia, dan jika tidak diatasi dengan baik mengakibatkan gagal napas akut, gagal organ tubuh seperti hati, ginjal dan organ tubuh penting lainnya.

Penyakit ini sangat mudah menular dan mengakibatkan pandemi, karena jumlah kasusnya ditemukan hampir di seluruh belahan dunia. Hingga hari ini, tanggal 10 Maret 2020, berdasarkan dashboard berbasis situs interaktif untuk menelusuri COVID-19 dalam waktu riil, didapatkan kasus yang terkonfirmasi 113.710, dengan total kesembuhan 63.663, dan yang mengakibatkan kematian sebanyak 4.012 pasien.

https://www.thelancet.com/pdfs/journals/laninf/PIIS1473-3099(20)30120-1.pdf

Kasus kesembuhan jarang diberitakan dan yang lebih dipaparkan adalah laju pertambahan kasus penularan dan kematian. Angka kasus kematian dibandingkan kasus terkonfirmasi (case fatality rate) adalah 3.5%, lebih rendah dibandingkan dengan infeksi SARS-CoV yaitu 9.5% dan MERS-CoV sebesar 35%, maupun infeksi virus Ebola sebesar 63%.

Walaupun demikian, seiring dengan konsep mencegah lebih baik daripada mengobati, maka diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang usaha-usaha pencegahan terjadinya infeksi virus; dan jika sudah terinfeksi maka durasi sakit harus sesingkat mungkin serta gejalanya seringan mungkin.

Dalam menghadapi ancaman infeksi virus corona, sistem pertahanan saluran napas atas terutama hidung harus berfungsi dengan baik. Pertahanan epitel (selaput lendir) hidung terhadap paparan virus, bakteri dan partikel yang berbahaya memerlukan respons tubuh yang kompleks. Epitel kolumner bertingkat semu bersilia pada hidung dan sinus paranasal merupakan sistem imunitas alamiah (innate immune system) yang dapat mengeliminasi virus dengan efektif dan efisien.

Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) termasuk cuci tangan 6 langkah dengan tepat, menutup mulut saat bersin dan batuk dengan bagian atas lengan atau menggunakan masker pada saat sakit adalah usaha pencegahan umum terhadap penyebaran infeksi virus saluran napas, termasuk virus corona. Secara khusus usaha-usaha meningkatkan fungsi pertahanan epitel saluran napas atas, dapat dilakukan dengan menjaga higiene hidung. Tidur berkualitas dan cukup serta bernapas melalui hidung pada saat tidur juga akan meningkatkan kualitas pertahanan epitel hidung dan saluran napas atas.  Sistem Imunitas Alamiah dan Modulasi Sistem Imunitas Alamiah pada Patogenesis Virus SARS-corona Pada saat infeksi virus, sel epitel hidung dapat mengenali virus dan memproduksi berbagai molekul anti-virus dengan cepat. Mekanisme ini merupakan respons sistem imunitas alamiah, dan dibuktikan dengan temuan peptida, protein serta molekul organik pada lapisan mukus (palut lendir) hidung, di antaranya adalah interferon (IFN), Lactoferrin (LF), β-defensin (BDs) dan Nitric oxide (NO).Interferon (IFN- α dan IFN – β) merupakan agen antiviral pertama yang diproduksi sebagai respon terhadap infeksi virus. IFN- α dan IFN – β diekspresikan oleh sel epitel dan akan berikatan dengan kompleks reseptor IFN tipe I.  Sinyal dari interferon akan memicu sintesis berbagai macam protein yang secara selektif akan menghambat replikasi dan sintesis protein virus.

Lactoferrin (LF) merupakan anggota dari kelompok transferrin. LF diproduksi oleh sel epitel hidung dan merupakan anti-virus terhadap virus DNA dan RNA, termasuk RSV dan rinovirus. Lactoferrin berperan dalam mencegah masuknya virus ke dalam sel inang dengan menghambat reseptor sel atau secara langsung berikatan dengan partikel virus.

β-defensin (BDs) terdapat di dalam tubuh manusia dalam jumlah yang berlimpah dan merupakan peptida antimikrobial yang diekspresikan oleh permukaan epitel hidung. Selain berperan sebagai antimikrobial peptida kationik ini juga memiliki peran sebagai antivirus. β-defensin manusia dapat menghambat terjadinya replikasi virus dengan menghalangi kerja sel T, monosit, sel dendritik dengan memicu produksi sitokin oleh sel epitel dan berikatan langsung dengan virus. Sel epitel hidung memproduksi NO (nitric oxide) dalam jumlah yang tinggi. Peran NO sebagai antiviral dibuktikan pada beberapa penelitian yang menunjukkan peningkatan replikasi virus  pada sel epitel saluran napas pasien dengan fibrosis kistik karena produksi NO yang menurun. Selain itu NO berperan dalam sinkronisasi ventilasi dan perfusi di paru.

Infeksi virus corona dapat memodulasi sistem imunitas alamiah melalui proses pembajakan dan pembungkaman proses sinyal yang diinisiasi oleh IFN. Pada penelitian menggunakan micro-array untuk mengukur transkripsi sitokin menggunakan sel mononuclear darah tepi dari pasien yang terinfeksi, didapatkan bahwa sitokin pro-inflamasi akan mengalami peningkatan, tetapi tidak ditemukan atau sedikit sekali ditemukan IFN- α dan IFN – β. SARS-CoV menggunakan protein ACE2 pada permukaan sel epitel bersilia dan pneumosit alveolar tipe II sebagai tempat masuknya. Virus akan memodulasi dan meregulasi lingkungan intraselular, sehingga virus dapat mengambil alih sistem komunikasi sel pada imunitas alamiah, imunitas adaptif, jejaring apoptosis dan sinyal selular (cell stress signaling), akibatnya akan terjadi badai sitokin (cytokine storm) yang bersifat destruktif, kegagalan banyak organ dan kematian. Higiene Tangan, Hidung dan Tidur Untuk Upaya Promotif dan Preventif Terhadap Infeksi Virus Gaya hidup sehat dan optimalisasi daya tahan tubuh dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi virus, yaitu dengan tmenjaga kebersihan diri serta hidup teratur. Keteraturan dapat tercermin dalam pola kebiasaan makan, olahraga dan tidur yang baik dan seimbang.

Cuci tangan adalah saran terbaik untuk mencegah kita dari COVID-19. Tangan adalah sumber penularan. Kita tidak dapat mengendalikan benda yang kita sentuh, dan orang lain yang menyentuh benda itu terlebih dahulu; namun kita dapat menjaga higiene tangan kita sendiri.

Cuci tangan dengan air dan sabun merupakan cara jitu melawan virus, dan yang terbaik. Agar cuci tangan tepat dan baik, pertama-tama semua cincin dan perhiasan harus dilepaskan dari jemari dan tangan. Sabun akan memecah lapisan lemak virus dan membuat virus tidak mampu menginfeksi kita. Selanjutnya, sabun akan membuat kulit tangan menjadi licin dan pada saat diusap berkali-kali, maka virus dapat terbunuh dan terbilas.

Cuci tangan yang baik dan efektif harus mengikuti tahapan 6 langkah dan dilakukan selama 20 – 30 detik.  Enam langkah cuci tangan adalah

  1. Meratakan sabun dengan kedua telapak tangan,
  2. Menggosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri menggunakan tangan kanan dan sebaliknya,
  3. Menggosok sela-sela jari dengan telapak tangan berhadapan,
  4. Mengunci jemari kanan dan kiri serta menggosok buku-buku jari,
  5. Menggosok berputar ibu jari tangan kiri dengan genggaman tangan kanan dan sebaliknya,
  6. Menggosok berputar ujung jemari tangan pada telapak tangan kiri dan sebaliknya.

Cuci hidung merupakan kebiasaan untuk menjaga kesehatan saluran napas atas yang dikenal dalam tradisi pengobatan Ayuverda. Praktek mengalirkan cairan ke dalam hidung serta mengeluarkannya kembali merupakan prinsip dari istinyaq dalam berwudlu umat Muslim. Ilmu Kedokteran Barat mengadopsi praktek kesehatan ini sejak akhir abad ke-19, untuk mencegah dan mengobati infeksi saluran napas atas pada dewasa dan anak-anak juga pada kasus rinosinusitis dan rinitis alergi. Di ear sekarang, cuci hidung digunakan untuk mendukung program pencegahan resistensi antibiotika, karena dapat mencegah penggunaan antibiotika yang tidak rasional dan jumlah antibiotika yang digunakan.

Cuci hidung bekerja secara mekanik dengan membersihkan mukosa hidung secara langsung dengan menurunkan kekentalan lendir. Proses mekanik ini dapat meningkatkan kemampuan bersihan mukosilia (mucociliary clearance) dalam membilas antigen, partikel virus, bakteri, jamur dan mediator-mediator inflamasi, seperti prostaglandin dan leukotrien. Cuci hidung berperan dalam menurunkan beban proses inflamasi serta menjaga integritas epitel hidung sehingga dapat menjalankan fungsi pertahanan mekanik dan imunitas alamiah.

Untuk orang Indonesia, disarankan untuk melakukan cuci hidung dengan cairan infus NaCl 0.9%, karena larutan ini terjaga kebersihannya dan bersifat isotonic, serupa dengan sekret hidung. Membuat larutan cuci hidung dengan garam dapur tidak diperbolehkan. Cuci hidung yang benar adalah jika cairan NaCl 0.9% yang disemprotkan di salah satu lubang hidung mengalir ke luar melalui hidung di sisi lainnya. Volume NaCl 0.9% yang dianjurkan adalah 10 – 30 cc.  Spuit 10 cc tanpa jarum adalah alat cuci hidung yang digunakan beserta dengan transofix untuk menusuk karet bagian atas botol infus, untuk memudahkan cairan infus keluar dan ditempatkan di cangkir atau mangkok yang bersih.

Cuci hidung memang belum dapat dibuktikan sebagai tindakan pencegahan dan pengobatan infeksi virus corona sesuai dengan kaidah Ilmu Kedokteran Berbasis Bukti (evidence based medicine), tetapi telah dibuktikan dapat mengurangi durasi sakit ISPA akibat virus dan bakteri, serta mencegah terjadinya spektrum penyakit yang lebih berat.

Tidur teratur dan berkualitas sesuai dengan ritme sirkardian telah dibuktikan berhubungan dengan peningkatan sistem imunitas alamiah. Ritme sirkardian adalah variasi harian aktivitas perilaku dan aktivitas biologik yang berasal dari kemampuan intrisik organisme untuk menyelaraskan dirinya dengan siklus gelap / terang 24 jam dengan lingkungannya. Ritme ini berasal dari jam biologik internal yang akan mengatur berbagai aspek fisiologi manusia, termasuk siklus bangun dan tidur, variasi harian tekanan darah, suhu tubuh dan hormon kortisol.

Kecukupan hormon kortisol yang akan meningkat pada pagi hari sesudah bangun tidur, ditentukan oleh pelepasan hormon melatonin yang mencukupi dan diperoleh jika terjadi keseimbangan tidur dangkal dan dalam. Tidur adalah investasi kesehatan, dan harus diusahakan agar terjamin kualitasnya, dengan cara tidur dalam keadaan gelap, suasana tenang dan suhu kamar yang nyaman.

Infeksi virus SARS-corona2 merupakan masalah global yang akan memicu kemanusiaan dan sikap tolong menolong antar manusia. Proses penularan antar manusia yang dipicu oleh mutasi genetik human corona virus, menyadarkan kita tentang kerapuhan dan kerentanan manusia. Upaya promotif dan preventif untuk diri sendiri dan orang yang kita cintai dapat dilakukan dengan lebih spesifik melalui peningkatan pertahanan epitel saluran napas atas dan sistem imunitas alamiah dengan cuci tangan, cuci hidung dan tidur cukup berkualitas. Menggunakan masker dan melakukan isolasi mandiri bagi yang terinfeksi virus SARS-corona 2 atau pun virus-virus yang lain merupakan bentuk penghargaan terhadap hak sehat orang lain. Mulianya kita yang melaksanakannya – mulianya manusia.

Menkes Terawan Lantik 28 Pejabat Eselon 2
Jumat, 20 November 2020 | Berita Kemenkes
Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto melantik 28 pejabat eselon 2 di lingkungan Kementerian Kesehatan, jumat (20/11).   ...
Detail
Seminar Daring Keperawatan
Kamis, 18 Juni 2020 | Tim Dokumentasi dan Publikasi
Kamis, 18 Juni 2020 Setelah sukses pada pelaksanaan Seminar Daring Sesi 1, Komite Keperawatan RSSN Bukittinggi bekerjasama dengan DPK PPNI RSSN Bukittinggi kembali melaksanakan Seminar Daring Sesi 2. ...
Detail
JIWA GOTONG ROYONG, KITA LAWAN CORONA
Selasa, 21 April 2020 | Rika Hidayati - Bagian Perencanaan dan Informasi
Cobaan yang membawa kesedihan dan kepiluan serta ribuan tetesan air mata memiliki pelajaran bagi semua insan bangsa ini. Tuhan memberikan kita cobaan sebagai wujud sayang-Nya kepada kita semua. Tuhan ...
Detail
PERTAHANAN EPITEL HIDUNG SERTA HIGIENE TANGAN, HIDUNG DAN TIDUR DALAM MENGHADAPI INFEKSI VIRUS SARCS-CORONA 2
Senin, 16 Maret 2020 | Retno S Wardani, Natasha Supartono - Departemen Ilmu Penyakit THT-KLRSCM M- FKUI
Infeksi virus saluran napas atas sering terjadi dengan derajat yang bervariasi di seluruh dunia. Beberapa virus yang sering menyerang saluran napas antara lain influenza, parainfluenza, adenovirus, hu ...
Detail
STATUS WABAH CORONA DI INDONESIA DITETAPKAN SEBAGAI BENCANA NASIONAL
Minggu, 15 Maret 2020 | Kementerian Kesehatan RI
Jakarta, 15 Maret 2020 Pemerintah telah menetapkan Wabah Corona Virus atau Covid-19 sebagai Bencana Nasional. Status tersebut diumumkan kemarin, Sabtu sore (14/3) oleh Presiden melalui Kepala Badan ...
Detail
MEMAHAMI CHAIN OF INFECTION DAN UNIVERSAL PRECAUTION PADA PENULARAN PENYAKIT INFEKSI (COVID-19)
Jumat, 28 Februari 2020 | Kementerian Kesehatan RI
Akhir tahun 2019 di bulan Desember, dunia dihebohkan munculnya penyakit 2019-nCoV atau Covid-19. Penyakit infeksi baru ini disebabkan oleh adanya infeksi virus dengan jenis Coronavirus. Virus ini &nbs ...
Detail
PNEUMONIA CORONA VIRUS
Rabu, 05 Februari 2020 | DR. dr. Erlina Burhan, MSc, Sp.P (K) / KSM Paru RSUP Persahabatan
Pneumonia Corona Virus adalah infeksi di jaringan paru yang diakibatkan oleh Corona Virus. Corona Virus yang sekarang menjadi perhatian adalah Corona Virus jenis terbaru atau disebut Novel Co ...
Detail
MENJAGA KEBERSIHAN TANGAN ITU PENTING, BUKAN SAJA KARENA CORONA VIRUS
Rabu, 05 Februari 2020 | Ns.Durakmal, S.Kep, IPCN (Infection Prevention Control Nurse) RSKO Jakarta
Virus corona atau novel coronavirus dalam beberapa pekan terakhir sedang menjadi isu global. Virus tersebut bermula di Wuhan, dataran timur China, dan membuat banyak orang khawatir terhadap penyebaran ...
Detail
DEPRESI DAN BUNUH DIRI PADA ANAK
Selasa, 28 Januari 2020 | dr.Lahargo Kembaren,SpKJ Psikiater (RS.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor)
Berita mengenai anak remaja yang melakukan bunuh diri menunjukkan betapa kesehatan jiwa anak dan remaja saat ini sangat perlu mendapat perhatian serius.Beberapa kasus di poliklinik jiwa akhir akhir in ...
Detail
“ ANTIGEN NS1 DENGUE” TES DETEKSI DINI DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
Jumat, 24 Januari 2020 | Mairina, SKM, M.Biomed-LABORATORIUM RSSN BUKITTINGGI
World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar 50-100 juta kasus infeksi virus dengue terjadi setia ...
Detail
ISU MUNCULNYA VIRUS CORONA BARU (nCov) di INDONESIA, MENKES MINTA SEMUA PIHAK TENANG
Kamis, 23 Januari 2020 | Kementerian Kesehatan RI
Terkait isu yang beredar pada Kamis 23 Januari 2020 bahwa dilaporkan ada seorang karyawan Huawei ditengarai tertular Novel Corona Virus usai datang dari Tiongkok. Mendengar kabar ini, Menteri Kesehata ...
Detail
SEMANGATMU SEMANGAT KAMI
Minggu, 12 Januari 2020 | Bagian Perencanaan dan Informasi
Ketika pertama kali melihat mereka yang datang dengan tongkat, kaki masih diseret dan kadang ucapan belum jelas mungkin pertama kali yang muncul dalam fikiran kita adalah "kasihan". Apakah k ...
Detail
KEKERASAN SEKSUAL PADA LAKI - LAKI
Kamis, 09 Januari 2020 | dr.Lahargo Kembaren, SpKJ (Psikiater, Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Jiwa dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor)
Kekerasan seksual pada laki laki dapat memberikan dampak fisik dan psikologis yang kurang lebih sama dengan perempuan ...
Detail
KENALI DAN CEGAH STROKE LEBIH DINI
Senin, 25 November 2019 | KSM Neurologi RSUP Dr.Kariadi
Stroke adalah penyakit yang menyerang pembuluh darah otak. Stroke bias disebabkan sumbatan ataupun perdarahan. Diperlukan pemahaman pada seluruh masyarakat, untuk lebih waspada apabila keluarga/orang ...
Detail
KURANGI RISIKO CACAT DAN KEMATIAN, PASIEN STROKE HARUS DIBAWA KE UGD DALAM 4,5 JAM
Senin, 28 Oktober 2019 | Ria Theresia Situmorang
Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sekaligus Sekretaris Pokdi Stroke Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI). Al-Rasyid menyatakan terdapat golden hours atau wak ...
Detail
“ TROPONIN T“ PREDIKSI SERANGAN JANTUNG LEWAT TEST DARAH
Selasa, 17 September 2019 | Mairina, SKM, M.Biomed & dr. Ivan Mahendra Raditya, SpJP ( RS. Stroke Nasional Bukittinggi )
Uji troponin merupakan tes yang lebih spesifik untuk mendiagnosis serangan jantung (infark miokard akut), untuk mendeteksi dan mengevaluasi cedera miokardium dan untuk membedakan nyeri dada karena ser ...
Detail
TRAUMA MEDULA SPINALIS
Kamis, 29 Agustus 2019 | dr. Putri Ayuna Sundari, Sp.N, M.Biomed
Gangguan pada medula spinalis dapat terjadi akibat berbagai proses patologis termasuk trauma. Baik secara langsung atau tidak langsung, trauma medula spinalis akan mengakibatkan gangguan secara kompli ...
Detail
MENGENAL PENYAKIT GINJAL DIABETES
Rabu, 24 Juli 2019 | dr. Riry Febrina Ersha, Sp.PD - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan menjadi perhatian di dunia, karena prevalensinya meningkat dengan cepat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Menu ...
Detail
NYERI LEHER AKUT
Kamis, 11 Juli 2019 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Nyeri leher di AS di laporkan pada orang dewasa 16 % menderita gangguan ini setiap tahun. Faktor risiko umum yang terkait dengan nyeri leher akut adalah riwayat cedera leher sebelumnya, tuntutan fisik ...
Detail
MENGENALI NYERI DADA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG CORONER
Kamis, 11 Juli 2019 | dr. Irvan Mahendra, SpJP - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
Nyeri dada merupakan salah satu keluhan medis yang paling sering ditemui dan menjadi salah satu keluhan paling sering dikeluhkan pasien yang datang ke IGD.  Di Amerika Serikat tahun 2005, nyeri d ...
Detail
KAPUSKES HAJI IMBAU JEMAAH WASPADAI HEATSTROKE
Selasa, 02 Juli 2019 | Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kemenkes RI dr. Eka Jusup Singka
Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kemenkes RI dr. Eka Jusup Singka meminta jemaah haji agar mewaspadai Heatsroke. Jemaah haji diimbau hindari dehidrasi dengan perbanyak minum air putih. ...
Detail
PENCANANGAN PEMBANGUNAN ZI MENUJU WBK & WBBM
Senin, 24 Juni 2019 | Bagian Perencanaan dan Informasi
Bukittinggi, 24 Juni 2019. Salam sehat, sehat Indonesiaku. Zona Integritas Zona Integritas (ZI) merupakan sebutan atau predikat yang diberikan kepada K/L dan Pemda yang pimpinan dan j ...
Detail
MIGRAIN
Senin, 17 Juni 2019 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Epidemiologi dan Prevalensi Migrain adalah suatu kondisi gangguan neurologis primer yang ditandai dengan episode sakit kepala berulang yang di sertai gejala lainnya seperti mual, muntah, dan sensitif ...
Detail
KPKNL Bukittinggi sebagai Trigger bagi RSSN Bukittinggi dalam Penerapan Kantor Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
Jumat, 14 Juni 2019 | DJKN Kementerian Keuangan
Bukittinggi - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi sebagai salah satu kantor yang telah menerapkan dan memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi ( ...
Detail
HALAL BI HALAL RSSN BUKITTINGGI
Selasa, 11 Juni 2019 | Bagian Perencanaan dan Informasi
" Dengan Halal Bi Halal Mari Kita Perkuat Ukhuwah Islamiah Demi Kemaslahatan Umat". Tema Halal bi halal Idul Fitri 1440 H yang dilaksanakan oleh RSSN Bukittinggi pada tanggal 10 Juni 2019 di ...
Detail
Rapat Kerja Penyusunan Rencana Strategis Bisnis 2020 - 2024
Kamis, 02 Mei 2019 | Bagian Perencanaan dan Informasi
RS. Stroke Nasional Bukittinggi ( RSSN Bukittinggi) mengadakan Rapat Kerja (RaKer) dalam rangka penyusunan Rencana Strategis Bisnis (RSB) 2020-2024 di Hotel Emersia Batusangka pada tanggal 29 April sa ...
Detail
Katarak dan Penanganannya Pada Pasien Stroke, Diabetes dan Hipertensi
Kamis, 18 April 2019 | dr. Irawadi Putra, Sp.M - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
Katarak adalah kekeruhan lensa yang mengarah kepada penurunan ketajaman visual dan/atau cacat fungsional yang dirasakan oleh pasien. Katarak memiliki derajat kepadatan yang sangat bervariasi dan dapat ...
Detail
Indikasi Operasi Pada Penderi Stroke
Kamis, 18 April 2019 | dr. Khairul Muhajir, Sp BS - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
Stroke adalah sindroma fokal neurologi yang terjadi mendadak yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah otak akibat proses patologis pada pembuluh darah otak. Proses ini dapat berupa penyumbata ...
Detail
Gambaran CT Scan Pada Stroke
Rabu, 27 Maret 2019 | dr. Ferdhy Adha, Sp.S, MARS
Stroke adalah suatu sindroma klinis. Dalam menentukan stroke dan serangan iskemik sementara (TIA), CT Scan kepala/ MRI kepala (pencitraan ) digunakan untuk membedakan: 1. Vaskular Atau Non-Vaskular ...
Detail
Mulai Hidup Sehatmu dengan Tips MANDJA
Kamis, 14 Maret 2019 | Anton Kholiluddin - Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Untuk memenuhi harapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang diprakarsai oleh Presiden RI Joko Widodo , meskipun telah diimplementasikan dalam tema pada  peringatan Hari Kesehatan Nasional ...
Detail
Peran Tuntutan C-Arm Pada Berbagai Bidang
Rabu, 13 Maret 2019 | dr.Putri Ayuna Sundari, SpN - RS Stroke Nasional Bukittinggi
RS Stroke Nasional Bukittinggi saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas C-arm Fluoroskopi. Alat ini menggunakan sinar-x untuk memberikan gambaran organ dalam tubuh. Lengan berbentuk huruf C yang ber ...
Detail
Neurorestorasi
Senin, 10 Desember 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Neurorestorasi adalah salah satu prosedur aktif untuk memperbaiki sistim saraf yang rusak baik secara fungsional maupun patologik. Dengan cara memodifikasi secara selektif struktur da ...
Detail
Pemasaran Rumah Sakit Di Era Modern
Senin, 12 November 2018 | Anferi Devitra. SKM. MARS - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Rumah sakit merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurut  Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesi ...
Detail
Wujud Rasa Sayang RS. Stroke Nasional Bukittinggi Kepada Pelanggannya Melalui Pemberian Setangkai Bunga Dalam Perayaan World Stroke Day 2018
Kamis, 01 November 2018 | (Erna/Humas) - RSSN Bukittinggi
Satu lagi bukti perhatian Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi kepada para pelanggannya adalah melalui pemberian setangkai bunga pada perayaan World Stroke Day 2018 tanggal 26 Oktober kemarin. Disa ...
Detail
Peringatan Hari Stroke Dunia
Senin, 29 Oktober 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Stroke adalah sindroma fokal neurologi yang terjadi mendadak yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah otak akibat proses patologis pada pembuluh darah otak. Proses ini dapat ...
Detail
Fisioterapi Upaya Untuk Meringankan Sakit Stroke
Rabu, 24 Oktober 2018 | Dewi Suci, SSt.FT,M.Fis
“Bagi penderita stroke, semakin dini penyakitnya dikelola, maka persentase kesembuhannya semakin besar” Kemajuan teknologi saat ini dapat meningkatkan harapan hidup penderita stroke.  ...
Detail
Dialog Interaktif : RS. Stroke Nasional Bukittinggi di RRI Programa 1 Bukittinggi ( Tanggal 11 Oktober 2018 )
Senin, 15 Oktober 2018 | (Erna - Humas RSSN Bukittinggi)
Bukittinggi - Kadang kita bertanya “kenapa ya sakit maag saya belum juga sembuh, padahal sudah makan obat..?”  Ternyata kita sebagai masyarakat awam juga mesti m ...
Detail
Pentingnya Pemeriksaan Laboratorium Elektrolit Darah Pada Pasien Stroke Akut
Rabu, 03 Oktober 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed dan dr. Ruhaya Fitrina, SpS ( RS. Stroke Nasional Bukittinggi )
Perubahan pada stadium awal stroke sangat penting untuk diketahui. Sudah banyak penelitian dilakukan kearah ini, untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan dalam kerusakan sel pada detik-detik perta ...
Detail
Disfagia Pada Pasien Stroke Dan Tatalaksana Nutrisinya
Selasa, 02 Oktober 2018 | Dr.Syahda Suwita, M.Gizi, SpGK (RS Stroke Nasional Bukittinggi)
Pasien stroke sering mengalami disfagia yaitu sekitar 30-50% pasien. Tatalaksana nutrisi yang tepat diperlukan untuk mencegah malnutrisi dan mempertahankan status hidrasi yang adekuat. Pemberian nutri ...
Detail
Gambaran Profil Lipid Pasien Stroke Di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Rabu, 26 September 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed dan dr. Ruhaya Fitrina, SpS
Stroke di Indonesia merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian. Jumlah penderita stroke terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hasil Riset Litbangkes 2013 prevalensi penderita stroke pening ...
Detail
Dialog Interaktif Ahli Gizi RS. Stroke nasional Bukittinggi di RRI Programa 1 Bukittinggi Tentang Kasiat Bumbu Minang Terhadap Pengobatan dan Pencegahan Kolesterol
Kamis, 20 September 2018 | erna/Humas RSSN Bukittinggi
Selama ini orang beranggapan bahwa masakan minang cenderung mengandung lemak dan kolesterol, karena setiap masakannya selalu menggunakan santan. Namun ternyata hal tersebut tidak selalu benar, begitu ...
Detail
LOW BACK PAIN (LBP)
Rabu, 12 September 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Seperti gedung pencakar langit modern, tulang belakang manusia menentang gravitasi, dan kita adalah makhluk berkaki dua vertikal. Membentuk infrastruktur mesin biologis dengan jangkar rantai kinetik d ...
Detail
Pemberian Obat Melalui Slang Enteral (ENTERAL TUBE)
Jumat, 07 September 2018 | Khairil Armal , S.Si, Apt, Sp.FRS - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Penggunaan Slang Enteral untuk jangka pendek atau jangka panjang baik pada layanan kesehatan primer maupun rujukan merupakan hal penting untuk menjamin asupan nutrisi yang adekuat pada pasien-pasien y ...
Detail
EPILEPSI
Jumat, 24 Agustus 2018 | Ruhaya Fitrina RS Stroke Nasional Bukittinggi
Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologi tertua yang ditemukan pada semua umur yang dapat menyebabkan kecacatan serta kematian. Diperkirakan terdapat 50 juta orang di seluruh dunia yang mender ...
Detail
HIPERGLIKEMI PADA STROKE AKUT
Rabu, 08 Agustus 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed, dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S,dr. Fatimah Yasin, SpPK, M.Kes
Fase akut penderita stroke terjadi pada hari ke-0 sampai dengan hari ke-14 sesudah onset penyakit. Stroke Akut sering kali diikuti oleh munculnya hiperglikemia (Bravata, 2003). Hiperglikemia pada pasi ...
Detail
ACARA TERAPI WISATA KLUB STROKE RS.STROKE NASIONAL BUKITTINGGI
Selasa, 07 Agustus 2018 | Anferi Devitra SKM.MARS - Kasubag. Pemasaran dan Informasi
Bukittinggi - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada konsumen, RS.Stroke Nasional Bukittinggi (RSSN) melaksanakan kegiatan Terapi Wisata bersama kelompok masyarakat ...
Detail
PENYAKIT PARKINSON
Selasa, 03 Juli 2018 | dr. Fred Septo, Sp.S - Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Parkinson adalah penyakit degeneratif pada sel saraf otak yang berlangsung bertahap dengan manifestasi gangguan koordinasi gerak, penyakit ini adalah 1 dari penyakit saraf yang sering terjadi pada 1 % ...
Detail
UNIT STROKE
Minggu, 13 Mei 2018 | Tim Neurologist RS Stroke Bukittinggi
Unit stroke merupakan fasilitas rumah sakit yang menyediakan suatu model perawatan spesialistik stroke dengan pendekatan terapi komprehensif, terpantau yang meliputi terapi hiperakut, akut, subakut/ n ...
Detail
Pengaruh Bilateral Transfer of Motor Skill Learning Terhadap Fungsi Tangan Penderita Stroke
Senin, 26 Maret 2018 | dr. Titin Rahayu SpK.FR Ahli Rehabilitasi Medik RS Stroke Nasional Bukittinggi
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas) pada tahun 2007, mendapatkan prevalensi stroke di Indonesia sebesar 8,3 per 1000 penduduk, dan yang telah didiagnosis oleh tenaga kesehatan adal ...
Detail
MENKES DAN MENHAN TANDATANGANI MOU BIDANG KESEHATAN
Selasa, 07 Juli 2015 | KEMENKES RI
Jakarta 22 Juni 2015 Hari ini (22/6) Menteri Kesehatan Prof Dr.dr.Nila F Moeloek Sp.M.(K) bersama Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menandatangani kesepakatan bersama bidang kesehatan ...
Detail
PREVALANSI PENYAKIT KAKI GAJAH (FILARIASIS) BERHASIL DITURUNKAN
Jumat, 31 Juli 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 30 Juli 2015 Prevalasi Penyakit Kaki Gajah di Indonesia sejak 45 tahun yang lalu (1970) berhasil diturunkan. Pada tahun 1980 prevalensi mikrofilaria (larva cacing filaria) yaitu 19,5% dan ...
Detail
PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BIJAK DAN RASIONAL KURANGI BEBAN PENYAKIT INFEKSI
Rabu, 12 Agustus 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 5 Agustus 2015 Persoalan antibiotika tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga secara global yang menjadi satu persoalan yang cukup pelik dan harus segera diatasi bersama sama. ...
Detail
PEMERINTAH SERIUS TANGANI GIZI MASYARAKAT
Senin, 24 Agustus 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 17 Agustus 2015 Selama tahun 2015 Kementerian Kesehatan intensif mengirim makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI), pemberian makanan tambahan ibu hamil (PMT-Bumil), dan pemberian makanan ...
Detail
INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN PENYAKIT TIDAK MENULAR REGIONAL ASEAN
Jumat, 04 September 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 25 Agustus 2015 Hari ini (25/8) Menkes Prof. dr. Nila F. Moeloek membuka The 2nd Regional Asean Forum On Non Communicable Diseases (NCD), di Jakarta. Acara yang berlangsung selama 3 hari ...
Detail
INDONESIA LAKUKAN LOMPATAN DI BIDANG FARMASI
Rabu, 09 September 2015 | KEMENKES RI
Menteri Kesehatan Prof. Nila F Moeloek mendukung rencana pembangunan Life Science Park oleh PT. Biofarma. Ia berharap fasilitas itu bisa berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. ...
Detail
37.806,4 TON BANTUAN TELAH DIKIRIMKAN KE DAERAH TERKENA ASAP
Kamis, 29 Oktober 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 26 Oktober 2015 Kementerian Kesehatan telah mengirimkan bantuan logistik dan tenaga kesehatan guna menanggulangi dampak kesehatan akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan. Sampai dengan ...
Detail
SENAM STROKE, PENYULUHAN DAN BERBAGI KASIH RSSN BUKITTINGGI DALAM RANGKA PERINGATAN HARI STROKE SEDUNIA 2016
Selasa, 01 November 2016 | Instalasi PPK & Humas RSSN Bukittinggi
Hari ini tepat tanggal 29 Oktober 2016 diperingati sebagai Hari Stroke Sedunia. RSSN Bukittinggi dalam rangkaian kegiatan tersebut RSSN Bukittinggi mengadakan beberapa kegiatan seperti Penyuluhan Kes ...
Detail
KERJASAMA JEJARING RS.STROKE NASIONAL BUKITTINGGI DENGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN AGAM
Rabu, 27 September 2017 | Tim Jejaring RS Stroke Nasional Bukittinggi
Pada era 1990, penyakit menular seperti ISPA, Tuberkulosis dan Diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan. Namun, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadin ...
Detail
LAPORAN KEGIATAN DIALOG INTERAKTIF RRI PROGRAMA 1 BUKITTINGGI
Rabu, 03 Januari 2018 | Instalasi PPK dan HUMAS RSSN Bukittinggi
Jumat, 17 November Salah satu upaya dalam mencegah terjadinya stroke adalah bagaimana kita mengelola nutrisi yang masuk kedalam tubuh kita sehari – hari. Hal ini dikarenakan oleh peranan nutrisi i ...
Detail
DEMENSIA PADA STROKE
Rabu, 21 Februari 2018 | Tim Neurologist RS Stroke Bukittinggi
Demensia adalah sindrom penurunan fungsi intelektual. Terjadinya penurunan intelektual ini dibandingkan dengan fungsi intelektual sebelumnya, sehingga mengganggu aktivitas sosial dan profesional yang ...
Detail
LAPORAN KEGIATAN DIALOG INTERAKTIF RRI PROGRAMA 1 BUKITTINGGI - Kamis, 22 Februari 2018 Jam 08.00 WIB sd 09.00 WIB
Jumat, 23 Februari 2018 | Instalasi PPK dan HUMAS RSSN Bukittinggi
Saat ini sudah ada pengobatan stroke iskemik atau stroke sumbatan yang cukup efektif untuk mencegah penderita dari kecacatan, yaitu melalui trombolisis ...
Detail