Kamis, 11 Juli 2019 | dr. Irvan Mahendra, SpJP - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
MENGENALI NYERI DADA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG CORONER

RS Stroke Nasional Bukittinggi

Nyeri dada merupakan salah satu keluhan medis yang paling sering ditemui dan menjadi salah satu keluhan paling sering dikeluhkan pasien yang datang ke IGD.  Di Amerika Serikat tahun 2005, nyeri dada menjadi keluhan utama pasien masuk IGD terbanyak ke 2, dengan jumlah 6 juta kunjungan tiap tahunnya. Sementara di Indonesia, nyeri dada menjadi alasan lebih dari 5% kunjungan pasien ke IGD, dengan 40% diantaranya menjadi pasien yang dirawat inap.

Pasien dengan keluhan nyeri dada ini sebagian besar datang karena kekhawatiran akan serangan jantung (sindrom coroner akut). Pasien - pasien yang datang dengan keluhan nyeri dada memiliki spektrum simptom dan tanda yang luas, serta berbeda-beda. Oleh karena itu penting bagi klinisi untuk dapat mengenali nyeri dada yang mengancam nyawa, dan merupakan gejala dari penyakit jantung coroner.

Nyeri dada yang diakibatkan oleh penyakit jantung coroner dikenal dengan nama angina pectoris. Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah suatu penyakit kronis akibat terbentuknya pengerasan ( plak atherosklerosis) dinding pembuluh darah arteri yang mendarahi jantung (arteri koroner), yang mengakibatkan otot-otot jantung (miokardium) tidak mendapatkan aliran darah yang dibutuhkan. Sementara sindrom coroner akut (SKA) merupakan suatu kegawatdaruratan jantung yang terjadi akibat adanya ruptur atau erosi dari plak aterosklerosis yang secara klinis dibagi menjadi angina pectoris tidak stabil, infark miokard akut tanpa elevasi segmen-ST (Non ST-segment Elevation Myocardial Infarction , NSTEMI), dan infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (ST-segment Elevation Myocardial Infarction.)

Keluhan nyeri dada yang datang ke IGD berdasarkan diagnosis awal akan dikelompokkan menjadi nyeri dada non kardiak, angina stabil, kemungkinan SKA dan definitif SKA. Pasien nyeri dada yang datang ke IGD dan termasuk kelompok non kardiak dan angina stabil biasanya dapat dipulangkan untuk evaluasi lebih lanjut di rawat jalan, sedangkan pasien dengan kemungkinan dan definitive SKA harus menjalani observasi dan perawatan lebih lanjut. Keluhan nyeri dada yang dianggap dianggap angina tipikal, yaitu nyeri dada yang khas untuk angina pectoris, biasanya berupa nyeri dada yang berupa :

1.rasa tertekan/berat daerah belakang tulang tengah dada (retrosternal), menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, area interskapular, bahu, atau epigastrium.

2.Keluhan ini dapat berlangsung intermiten/beberapa menit atau persisten (>20 menit).

3.Sering disertai keluhan penyerta seperti diaphoresis, mual/muntah, nyeri abdominal, sesak napas, dan sinkop.

 

Sementara keluhan angina atipikal, yaitu nyeri dada yang tidak khas angina pectoris, yang sering dijumpai antara lain berupa nyeri di daerah penjalaran angina tipikal, rasa gangguan pencernaan (indigestion), sesak napas yang tidak dapat diterangkan, atau rasa lemah mendadak yang sulit diuraikan. Keluhan atipikal ini lebih sering dijumpai pada pasien usia muda (25-40 tahun) atau usia lanjut (>75 tahun), wanita, penderita diabetes, gagal ginjal menahun, atau demensia. Walaupun keluhan angina atipikal dapat muncul saat istirahat, keluhan ini patut dicurigai sebagai angina ekuivalen jika berhubungan dengan aktivitas, terutama pada pasien dengan riwayat penyakit jantung koroner (PJK). Kecurigaan mengalami SKA lebih tinggi jika pasien memiliki karakteristik :

1. Pria

2. Diketahui mempunyai penyakit aterosklerosis non koroner (penyakit arteri perifer / karotis)

3. Diketahui mempunyai PJK atas dasar pernah mengalami infark miokard, bedah pintas koroner, atau Intervensi Koroner Perkutan.

4. Mempunyai faktor risiko: umur, hipertensi, merokok, dislipidemia, diabetes mellitus, riwayat PJK dini dalam keluarga.

 

Sementara keluhan nyeri dada yang bukan termasuk karakteristik angina pectoris (nyeri dada nonkardiak) antara lain :

1. Nyeri pleuritik (nyeri tajam yang berhubungan dengan pernapasan atau batuk)

2. Nyeri abdomen tengah atau bawah

3. Nyeri dada yang dapat ditunjuk dengan satu jari, terutama di daerah apeks ventrikel kiri atau pertemuan kostokondral.

4. Nyeri dada yang diakibatkan oleh gerakan tubuh atau palpasi

5. Nyeri dada dengan durasi beberapa detik

6. Nyeri dada yang menjalar ke ekstremitas bawah.

Pasien-pasien yang mengalami keluhan nyeri dada, terutama yang mengarah ke angina pectoris, sebaiknya segera memeriksakan diri untuk memastikan diagnosis dan rencana tatalaksana keluhannya. Semua pasien yang datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada atau keluhan dicurigai berhubungan dengan PJK akan dievaluasi lebih lanjut, antara lain dengan pemeriksaan elektrokardiogram dan pemeriksaan sampel darah. Jika kesimpulan dari evaluasi yang dilakukan mengarah ke SKA, harus mendapatkan tatalaksana awal SKA, dan biasanya perlu dirawat di ruang intensif jantung. Pemeriksaan EKG terutama diperlukan untuk mendiagnosis dan membedakan STEMI dari SKA lainnya.  Pasien dengan diagnosis STEMI biasanya mengalami penyumbatan (oklusi) total pada arteri koronernya, sehingga menjalani terapi reperfusi dalam kurun waktu 12 jam sejak keluhan dirasakan. Pasien SKA dengan diagnosis bukan STEMI, berupa angina pectoris tidak stabil dan NSTEMI,  akan menjalani stratifikasi risiko untuk menentukan tatalaksana terbaik.

 

Daftar pustaka :

1.Pedoman tatalaksana sindrom koroner akut, PERKI 2015

2.2017 ESC guidelines for the management of acute transmural myocardial infarction presenting with ST-segment elevation

3.2013 ACCF/AHA Guideline for the Management of ST-Elevation Myocardial Infarction

4.2016 ESC Guideline for the management of acute coronary syndromes in patients presenting without persistent ST-Segment elevation

SEMANGATMU SEMANGAT KAMI
Minggu, 12 Januari 2020 | Bagian Perencanaan dan Informasi
Ketika pertama kali melihat mereka yang datang dengan tongkat, kaki masih diseret dan kadang ucapan belum jelas mungkin pertama kali yang muncul dalam fikiran kita adalah "kasihan". Apakah k ...
Detail
KEKERASAN SEKSUAL PADA LAKI - LAKI
Kamis, 09 Januari 2020 | dr.Lahargo Kembaren, SpKJ (Psikiater, Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS Jiwa dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor)
Kekerasan seksual pada laki laki dapat memberikan dampak fisik dan psikologis yang kurang lebih sama dengan perempuan ...
Detail
KENALI DAN CEGAH STROKE LEBIH DINI
Senin, 25 November 2019 | KSM Neurologi RSUP Dr.Kariadi
Stroke adalah penyakit yang menyerang pembuluh darah otak. Stroke bias disebabkan sumbatan ataupun perdarahan. Diperlukan pemahaman pada seluruh masyarakat, untuk lebih waspada apabila keluarga/orang ...
Detail
KURANGI RISIKO CACAT DAN KEMATIAN, PASIEN STROKE HARUS DIBAWA KE UGD DALAM 4,5 JAM
Senin, 28 Oktober 2019 | Ria Theresia Situmorang
Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sekaligus Sekretaris Pokdi Stroke Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI). Al-Rasyid menyatakan terdapat golden hours atau wak ...
Detail
“ TROPONIN T“ PREDIKSI SERANGAN JANTUNG LEWAT TEST DARAH
Selasa, 17 September 2019 | Mairina, SKM, M.Biomed & dr. Ivan Mahendra Raditya, SpJP ( RS. Stroke Nasional Bukittinggi )
Uji troponin merupakan tes yang lebih spesifik untuk mendiagnosis serangan jantung (infark miokard akut), untuk mendeteksi dan mengevaluasi cedera miokardium dan untuk membedakan nyeri dada karena ser ...
Detail
TRAUMA MEDULA SPINALIS
Kamis, 29 Agustus 2019 | dr. Putri Ayuna Sundari, Sp.N, M.Biomed
Gangguan pada medula spinalis dapat terjadi akibat berbagai proses patologis termasuk trauma. Baik secara langsung atau tidak langsung, trauma medula spinalis akan mengakibatkan gangguan secara kompli ...
Detail
MENGENAL PENYAKIT GINJAL DIABETES
Rabu, 24 Juli 2019 | dr. Riry Febrina Ersha, Sp.PD - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan menjadi perhatian di dunia, karena prevalensinya meningkat dengan cepat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Menu ...
Detail
NYERI LEHER AKUT
Kamis, 11 Juli 2019 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Nyeri leher di AS di laporkan pada orang dewasa 16 % menderita gangguan ini setiap tahun. Faktor risiko umum yang terkait dengan nyeri leher akut adalah riwayat cedera leher sebelumnya, tuntutan fisik ...
Detail
MENGENALI NYERI DADA SEBAGAI PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG CORONER
Kamis, 11 Juli 2019 | dr. Irvan Mahendra, SpJP - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
Nyeri dada merupakan salah satu keluhan medis yang paling sering ditemui dan menjadi salah satu keluhan paling sering dikeluhkan pasien yang datang ke IGD.  Di Amerika Serikat tahun 2005, nyeri d ...
Detail
KAPUSKES HAJI IMBAU JEMAAH WASPADAI HEATSTROKE
Selasa, 02 Juli 2019 | Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kemenkes RI dr. Eka Jusup Singka
Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kemenkes RI dr. Eka Jusup Singka meminta jemaah haji agar mewaspadai Heatsroke. Jemaah haji diimbau hindari dehidrasi dengan perbanyak minum air putih. ...
Detail
PENCANANGAN PEMBANGUNAN ZI MENUJU WBK & WBBM
Senin, 24 Juni 2019 | Bagian Perencanaan dan Informasi
Bukittinggi, 24 Juni 2019. Salam sehat, sehat Indonesiaku. Zona Integritas Zona Integritas (ZI) merupakan sebutan atau predikat yang diberikan kepada K/L dan Pemda yang pimpinan dan j ...
Detail
MIGRAIN
Senin, 17 Juni 2019 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Epidemiologi dan Prevalensi Migrain adalah suatu kondisi gangguan neurologis primer yang ditandai dengan episode sakit kepala berulang yang di sertai gejala lainnya seperti mual, muntah, dan sensitif ...
Detail
KPKNL Bukittinggi sebagai Trigger bagi RSSN Bukittinggi dalam Penerapan Kantor Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
Jumat, 14 Juni 2019 | DJKN Kementerian Keuangan
Bukittinggi - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi sebagai salah satu kantor yang telah menerapkan dan memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi ( ...
Detail
HALAL BI HALAL RSSN BUKITTINGGI
Selasa, 11 Juni 2019 | Bagian Perencanaan dan Informasi
" Dengan Halal Bi Halal Mari Kita Perkuat Ukhuwah Islamiah Demi Kemaslahatan Umat". Tema Halal bi halal Idul Fitri 1440 H yang dilaksanakan oleh RSSN Bukittinggi pada tanggal 10 Juni 2019 di ...
Detail
Rapat Kerja Penyusunan Rencana Strategis Bisnis 2020 - 2024
Kamis, 02 Mei 2019 | Bagian Perencanaan dan Informasi
RS. Stroke Nasional Bukittinggi ( RSSN Bukittinggi) mengadakan Rapat Kerja (RaKer) dalam rangka penyusunan Rencana Strategis Bisnis (RSB) 2020-2024 di Hotel Emersia Batusangka pada tanggal 29 April sa ...
Detail
Katarak dan Penanganannya Pada Pasien Stroke, Diabetes dan Hipertensi
Kamis, 18 April 2019 | dr. Irawadi Putra, Sp.M - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
Katarak adalah kekeruhan lensa yang mengarah kepada penurunan ketajaman visual dan/atau cacat fungsional yang dirasakan oleh pasien. Katarak memiliki derajat kepadatan yang sangat bervariasi dan dapat ...
Detail
Indikasi Operasi Pada Penderi Stroke
Kamis, 18 April 2019 | dr. Khairul Muhajir, Sp BS - RS. Stroke Nasional Bukittinggi
Stroke adalah sindroma fokal neurologi yang terjadi mendadak yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah otak akibat proses patologis pada pembuluh darah otak. Proses ini dapat berupa penyumbata ...
Detail
Gambaran CT Scan Pada Stroke
Rabu, 27 Maret 2019 | dr. Ferdhy Adha, Sp.S, MARS
Stroke adalah suatu sindroma klinis. Dalam menentukan stroke dan serangan iskemik sementara (TIA), CT Scan kepala/ MRI kepala (pencitraan ) digunakan untuk membedakan: 1. Vaskular Atau Non-Vaskular ...
Detail
Mulai Hidup Sehatmu dengan Tips MANDJA
Kamis, 14 Maret 2019 | Anton Kholiluddin - Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Untuk memenuhi harapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang diprakarsai oleh Presiden RI Joko Widodo , meskipun telah diimplementasikan dalam tema pada  peringatan Hari Kesehatan Nasional ...
Detail
Peran Tuntutan C-Arm Pada Berbagai Bidang
Rabu, 13 Maret 2019 | dr.Putri Ayuna Sundari, SpN - RS Stroke Nasional Bukittinggi
RS Stroke Nasional Bukittinggi saat ini telah dilengkapi dengan fasilitas C-arm Fluoroskopi. Alat ini menggunakan sinar-x untuk memberikan gambaran organ dalam tubuh. Lengan berbentuk huruf C yang ber ...
Detail
Neurorestorasi
Senin, 10 Desember 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Neurorestorasi adalah salah satu prosedur aktif untuk memperbaiki sistim saraf yang rusak baik secara fungsional maupun patologik. Dengan cara memodifikasi secara selektif struktur da ...
Detail
Pemasaran Rumah Sakit Di Era Modern
Senin, 12 November 2018 | Anferi Devitra. SKM. MARS - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Rumah sakit merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurut  Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesi ...
Detail
Wujud Rasa Sayang RS. Stroke Nasional Bukittinggi Kepada Pelanggannya Melalui Pemberian Setangkai Bunga Dalam Perayaan World Stroke Day 2018
Kamis, 01 November 2018 | (Erna/Humas) - RSSN Bukittinggi
Satu lagi bukti perhatian Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi kepada para pelanggannya adalah melalui pemberian setangkai bunga pada perayaan World Stroke Day 2018 tanggal 26 Oktober kemarin. Disa ...
Detail
Peringatan Hari Stroke Dunia
Senin, 29 Oktober 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Stroke adalah sindroma fokal neurologi yang terjadi mendadak yang disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah otak akibat proses patologis pada pembuluh darah otak. Proses ini dapat ...
Detail
Fisioterapi Upaya Untuk Meringankan Sakit Stroke
Rabu, 24 Oktober 2018 | Dewi Suci, SSt.FT,M.Fis
“Bagi penderita stroke, semakin dini penyakitnya dikelola, maka persentase kesembuhannya semakin besar” Kemajuan teknologi saat ini dapat meningkatkan harapan hidup penderita stroke.  ...
Detail
Dialog Interaktif : RS. Stroke Nasional Bukittinggi di RRI Programa 1 Bukittinggi ( Tanggal 11 Oktober 2018 )
Senin, 15 Oktober 2018 | (Erna - Humas RSSN Bukittinggi)
Bukittinggi - Kadang kita bertanya “kenapa ya sakit maag saya belum juga sembuh, padahal sudah makan obat..?”  Ternyata kita sebagai masyarakat awam juga mesti m ...
Detail
Pentingnya Pemeriksaan Laboratorium Elektrolit Darah Pada Pasien Stroke Akut
Rabu, 03 Oktober 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed dan dr. Ruhaya Fitrina, SpS ( RS. Stroke Nasional Bukittinggi )
Perubahan pada stadium awal stroke sangat penting untuk diketahui. Sudah banyak penelitian dilakukan kearah ini, untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan dalam kerusakan sel pada detik-detik perta ...
Detail
Disfagia Pada Pasien Stroke Dan Tatalaksana Nutrisinya
Selasa, 02 Oktober 2018 | Dr.Syahda Suwita, M.Gizi, SpGK (RS Stroke Nasional Bukittinggi)
Pasien stroke sering mengalami disfagia yaitu sekitar 30-50% pasien. Tatalaksana nutrisi yang tepat diperlukan untuk mencegah malnutrisi dan mempertahankan status hidrasi yang adekuat. Pemberian nutri ...
Detail
Gambaran Profil Lipid Pasien Stroke Di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Rabu, 26 September 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed dan dr. Ruhaya Fitrina, SpS
Stroke di Indonesia merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian. Jumlah penderita stroke terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hasil Riset Litbangkes 2013 prevalensi penderita stroke pening ...
Detail
Dialog Interaktif Ahli Gizi RS. Stroke nasional Bukittinggi di RRI Programa 1 Bukittinggi Tentang Kasiat Bumbu Minang Terhadap Pengobatan dan Pencegahan Kolesterol
Kamis, 20 September 2018 | erna/Humas RSSN Bukittinggi
Selama ini orang beranggapan bahwa masakan minang cenderung mengandung lemak dan kolesterol, karena setiap masakannya selalu menggunakan santan. Namun ternyata hal tersebut tidak selalu benar, begitu ...
Detail
LOW BACK PAIN (LBP)
Rabu, 12 September 2018 | dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S - Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Seperti gedung pencakar langit modern, tulang belakang manusia menentang gravitasi, dan kita adalah makhluk berkaki dua vertikal. Membentuk infrastruktur mesin biologis dengan jangkar rantai kinetik d ...
Detail
Pemberian Obat Melalui Slang Enteral (ENTERAL TUBE)
Jumat, 07 September 2018 | Khairil Armal , S.Si, Apt, Sp.FRS - RS Stroke Nasional Bukittinggi
Penggunaan Slang Enteral untuk jangka pendek atau jangka panjang baik pada layanan kesehatan primer maupun rujukan merupakan hal penting untuk menjamin asupan nutrisi yang adekuat pada pasien-pasien y ...
Detail
EPILEPSI
Jumat, 24 Agustus 2018 | Ruhaya Fitrina RS Stroke Nasional Bukittinggi
Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologi tertua yang ditemukan pada semua umur yang dapat menyebabkan kecacatan serta kematian. Diperkirakan terdapat 50 juta orang di seluruh dunia yang mender ...
Detail
HIPERGLIKEMI PADA STROKE AKUT
Rabu, 08 Agustus 2018 | Mairina, SKM, M.Biomed, dr. Ruhaya Fitrina, Sp.S,dr. Fatimah Yasin, SpPK, M.Kes
Fase akut penderita stroke terjadi pada hari ke-0 sampai dengan hari ke-14 sesudah onset penyakit. Stroke Akut sering kali diikuti oleh munculnya hiperglikemia (Bravata, 2003). Hiperglikemia pada pasi ...
Detail
ACARA TERAPI WISATA KLUB STROKE RS.STROKE NASIONAL BUKITTINGGI
Selasa, 07 Agustus 2018 | Anferi Devitra SKM.MARS - Kasubag. Pemasaran dan Informasi
Bukittinggi - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada konsumen, RS.Stroke Nasional Bukittinggi (RSSN) melaksanakan kegiatan Terapi Wisata bersama kelompok masyarakat ...
Detail
PENYAKIT PARKINSON
Selasa, 03 Juli 2018 | dr. Fred Septo, Sp.S - Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi
Parkinson adalah penyakit degeneratif pada sel saraf otak yang berlangsung bertahap dengan manifestasi gangguan koordinasi gerak, penyakit ini adalah 1 dari penyakit saraf yang sering terjadi pada 1 % ...
Detail
UNIT STROKE
Minggu, 13 Mei 2018 | Tim Neurologist RS Stroke Bukittinggi
Unit stroke merupakan fasilitas rumah sakit yang menyediakan suatu model perawatan spesialistik stroke dengan pendekatan terapi komprehensif, terpantau yang meliputi terapi hiperakut, akut, subakut/ n ...
Detail
Pengaruh Bilateral Transfer of Motor Skill Learning Terhadap Fungsi Tangan Penderita Stroke
Senin, 26 Maret 2018 | dr. Titin Rahayu SpK.FR Ahli Rehabilitasi Medik RS Stroke Nasional Bukittinggi
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Indonesia (Riskesdas) pada tahun 2007, mendapatkan prevalensi stroke di Indonesia sebesar 8,3 per 1000 penduduk, dan yang telah didiagnosis oleh tenaga kesehatan adal ...
Detail
MENKES DAN MENHAN TANDATANGANI MOU BIDANG KESEHATAN
Selasa, 07 Juli 2015 | KEMENKES RI
Jakarta 22 Juni 2015 Hari ini (22/6) Menteri Kesehatan Prof Dr.dr.Nila F Moeloek Sp.M.(K) bersama Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menandatangani kesepakatan bersama bidang kesehatan ...
Detail
PREVALANSI PENYAKIT KAKI GAJAH (FILARIASIS) BERHASIL DITURUNKAN
Jumat, 31 Juli 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 30 Juli 2015 Prevalasi Penyakit Kaki Gajah di Indonesia sejak 45 tahun yang lalu (1970) berhasil diturunkan. Pada tahun 1980 prevalensi mikrofilaria (larva cacing filaria) yaitu 19,5% dan ...
Detail
PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BIJAK DAN RASIONAL KURANGI BEBAN PENYAKIT INFEKSI
Rabu, 12 Agustus 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 5 Agustus 2015 Persoalan antibiotika tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga secara global yang menjadi satu persoalan yang cukup pelik dan harus segera diatasi bersama sama. ...
Detail
PEMERINTAH SERIUS TANGANI GIZI MASYARAKAT
Senin, 24 Agustus 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 17 Agustus 2015 Selama tahun 2015 Kementerian Kesehatan intensif mengirim makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI), pemberian makanan tambahan ibu hamil (PMT-Bumil), dan pemberian makanan ...
Detail
INDONESIA TUAN RUMAH PERTEMUAN PENYAKIT TIDAK MENULAR REGIONAL ASEAN
Jumat, 04 September 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 25 Agustus 2015 Hari ini (25/8) Menkes Prof. dr. Nila F. Moeloek membuka The 2nd Regional Asean Forum On Non Communicable Diseases (NCD), di Jakarta. Acara yang berlangsung selama 3 hari ...
Detail
INDONESIA LAKUKAN LOMPATAN DI BIDANG FARMASI
Rabu, 09 September 2015 | KEMENKES RI
Menteri Kesehatan Prof. Nila F Moeloek mendukung rencana pembangunan Life Science Park oleh PT. Biofarma. Ia berharap fasilitas itu bisa berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. ...
Detail
37.806,4 TON BANTUAN TELAH DIKIRIMKAN KE DAERAH TERKENA ASAP
Kamis, 29 Oktober 2015 | KEMENKES RI
Jakarta, 26 Oktober 2015 Kementerian Kesehatan telah mengirimkan bantuan logistik dan tenaga kesehatan guna menanggulangi dampak kesehatan akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan. Sampai dengan ...
Detail
SENAM STROKE, PENYULUHAN DAN BERBAGI KASIH RSSN BUKITTINGGI DALAM RANGKA PERINGATAN HARI STROKE SEDUNIA 2016
Selasa, 01 November 2016 | Instalasi PPK & Humas RSSN Bukittinggi
Hari ini tepat tanggal 29 Oktober 2016 diperingati sebagai Hari Stroke Sedunia. RSSN Bukittinggi dalam rangkaian kegiatan tersebut RSSN Bukittinggi mengadakan beberapa kegiatan seperti Penyuluhan Kes ...
Detail
KERJASAMA JEJARING RS.STROKE NASIONAL BUKITTINGGI DENGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN AGAM
Rabu, 27 September 2017 | Tim Jejaring RS Stroke Nasional Bukittinggi
Pada era 1990, penyakit menular seperti ISPA, Tuberkulosis dan Diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan. Namun, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadin ...
Detail
LAPORAN KEGIATAN DIALOG INTERAKTIF RRI PROGRAMA 1 BUKITTINGGI
Rabu, 03 Januari 2018 | Instalasi PPK dan HUMAS RSSN Bukittinggi
Jumat, 17 November Salah satu upaya dalam mencegah terjadinya stroke adalah bagaimana kita mengelola nutrisi yang masuk kedalam tubuh kita sehari – hari. Hal ini dikarenakan oleh peranan nutrisi i ...
Detail
DEMENSIA PADA STROKE
Rabu, 21 Februari 2018 | Tim Neurologist RS Stroke Bukittinggi
Demensia adalah sindrom penurunan fungsi intelektual. Terjadinya penurunan intelektual ini dibandingkan dengan fungsi intelektual sebelumnya, sehingga mengganggu aktivitas sosial dan profesional yang ...
Detail
LAPORAN KEGIATAN DIALOG INTERAKTIF RRI PROGRAMA 1 BUKITTINGGI - Kamis, 22 Februari 2018 Jam 08.00 WIB sd 09.00 WIB
Jumat, 23 Februari 2018 | Instalasi PPK dan HUMAS RSSN Bukittinggi
Saat ini sudah ada pengobatan stroke iskemik atau stroke sumbatan yang cukup efektif untuk mencegah penderita dari kecacatan, yaitu melalui trombolisis ...
Detail